Bumi itu datar, ah yang benar??

Pada tanggal 4 Juli kemarin, NASA mengumumkan bahwa wahana angkasanya yang bernama JUNO berhasil memasuki orbit jupiter, setelah menempuh perjalan lebih dari 2,8 Miliar Km selama 5 tahun. Luar biasa bukan? Meskipun sekarang sains sudah bisa jalan-jalan ke Jupiter tetapi masih ada lho orang-orang yang berkeyakinan bumi itu datar. Flat Earther yaitu orang-orang yang meyakini bahwa bumi itu datar ternyata ada komunitasnya di Indonesia. Di FB beberapa teman saya membagikan blog Flat Earther Indonesia. Di Blog tersebut tersedia 6 Video berbahasa Indonesia yang menjelaskan keyakinan mereka, bumi itu datar.

Awalnya saya berniat mengkritisi ke-6 video tersebut tetapi menonton video pertama saja sudah cukup membuat saya mual dengan omong kosong mereka.

Flat Earth 01: BANGKITNYA KESADARAN

Di sekitar menit ke-5, mereka menyinggung tentang azimuthal equidistant projection, menurut mereka, peta bumi datar adalah dasar pembuatan Globe melalui proyeksi matematis azimuthal equidistant. Kebalik kangmas, justru azimuthal equidistant projection adalah cara matematis mengubah permukaan bola ke bentuk datar.

480px-Azimuthal_equidistant_projection_SW

Sumber: Wikipedia

Menurut mereka, gambar di atas adalah wujud bumi sebenarnya, berbentuk cakram dengan kutub utara sebagai titik pusatnya. Keliru itu adalah azimuthal equidistant projection pada kutub utara. Dalam bahasa sederhana itu adalah gambaran permukaan bola bumi pada bidang datar dengan menjadikan kutub utara sebagai titik pusatnya.

Jika kutub utara adalah titik pusat dari bumi datar maka menurut mereka kutub selatan yaitu antartika adalah batas bumi datar, antartika adalah tembok es yang mengililingi bumi datar. Menurut mereka mustahil melakukan penerbangan melintasi antartika karena antartika itu tembok es raksasa. Padahal adalah lho penerbangan yang melintasi kutub selatan. Berikut adalah video penerbangan komersil, Qantas Airways dari Sydney Australia ke Johanesburg, Afrika selatan melintasi kutub selatan.

Di Wikipedia ada artikel berjudul polar route yaitu penerbangan-penerbangan yang melintasi kutub. Penerbangan melintasi kutub memang tidak bisa dilakukan setiap saat tergantung faktor cuaca. Kita tahu cuaca di kutub bisa sangat ekstrim, suhu disana bisa -40°C itu bisa membekukan mesin jet.

Jadi klaim mereka bahwa kutub selatan tidak bisa dilintasi runtuh sudah. Nah.. ternyata mereka membawa-bawa teori konspirasi. Menurut mereka kita tidak tahu keberadaan tembok es yang jadi batas bumi datar karena tembok es tersebut dijaga ketat oleh pasukan Amerika, sekutu dan rusia. Huff.. jika bumi ini datar dengan kutub utara sebagai titik tengah dan tepinya adalah kutub selatan itu berarti jari-jari bumi datar  = Jarak kutub Utara – kutub selatan = 20.000 km (sumber) maka keliling tembok es adalah

2π × 20.000 = 125.663 km

Jadi ada tembok es besar yang teramat panjang lebih dari 120.000 Km tetapi kita tidak tahu karena tembok es tersebut dijaga ketat pasukan militer. Should i believe that?

Mereka juga menjelaskan bahwa matahari tidak besar-besar amat. Matahari dan  Bulan memiliki ukuran yang sama kurang lebih diameternya 50 km.

Baiklah cukup sudah omong kosongnya. Saya beranggapan para Flat Earther berusaha memahami alam berdasarkan pengalaman pribadinya. Pengalaman pribadinya mengatakan bumi itu datar, saya tidak bisa melihat kelengkungan bumi tuch, mengatakan bulan dan matahari mempunyai ukuran yang sama, coba lihat aja ke langit. Ketika sains mengatakan hal yang berbeda dari pengalaman pribadi, banyak orang yang sulit menerimanya. Padahal pengalaman pribadi tidak bisa dijadikan patokan karena pengalaman pribadi bersifat subjektif. Oleh karena itu sains berbahasa matematika karena matematika terbebas dari pengalaman pribadi.

Dalam sains, sesuatu dikatakan ada / eksis bukan berarti sesuatu itu bisa dilihat, dirasa atau diterima indera melainkan bisa diukur. Kita tidak bisa melihat atau merasakan gelombang radio tetapi kita bisa mengukurnya. Kita bisa mengukur panjang atau frekuensi dari gelombang radio. Para Flat Earther mengatakan bahwa foto bumi dari luar angkasa yang memperlihatkan bumi bulat itu semua hoaks. Kita menerima bahwa bumi itu bulat bukan karena ada foto yang menujukkan hal tersebut tetapi ada metode mengukur kebulatan bumi (jari-jari Bumi). Apakah ada metode mengukur ketebalan dari bumi datar? Flat Earther sendiri mengakui mereka tidak punya metode mengukur ketebalan dari bumi datar. Itulah ciri utama Pseudo-Science, tidak ada metode  pengukuran.

(Update: 14/7/2016)

Apa itu Pseudo-Science?

Secara harfiah artinya Sains palsu atau semu. Seolah-olah sains padahal sebenarnya hanyalah omong belaka.

Ciri- Ciri Pseudo-Science

  • Pemahaman yang keliru

Di atas sudah saya sebutkan, Flat earther keliru memahami azimuthal equidistant projection (Mungkin di lain kesempatan saya akan membahas hal ini).

  • Tidak ada bahasa Matematis

Di atas saya berkata ciri utama Pseudo-Science, tidak ada metode  pengukuran. Dengan kata lain tidak ada bahasa matematis. Semua teori sains ditulis dalam bahasa matematis. Contoh: Hukum Newton, Hukum Termodinamika, Teori Relavitas atau Teori Quantum itu semua ditulis dalam bahasa matematis. Apa Teori Bumi datar tertulis dalam bahasa matematis?

  • Taklid Buta

Para Flat Earther begitu kritis, begitu skeptik terhadap teori Bumi bulat tetapi mereka taklid buta terhadap teori Bumi datar, seharusnya mereka bersikap kritis juga sama teori bumi datar. Mereka meragukan, mempertanyakan keaslian foto-foto Bumi dari luar angkasa. Mereka berpikir kritis bisa jadi semua foto bumi dari luar angkasa adalah rekayasa digital tetapi di sisi lain mereka menerima begitu saja teori Bumi datar padahal tidak ada foto yang memperlihatkan bumi datar secara utuh. Di Jaman sekarang kan NO PIC = HOAKS

  • Bersikap tidak Acuh (Ignorance)

Para Flat Earther mengajukan pertanyaan-pertanyaan terhadap teori bumi bulat tapi entah mengapa mereka bersikap tidak acuh tidak mau mencari jawabannya, padahal mbah Google bisa menjawabnya.

Di Kolom komentar, ada Flat Earther yang berkata

Meteor dan komet yg gede aja hancur dan terbakar ktk melewati atmosfer .. gimana lg ceritanya roket bs lewat..hehe apalg mau balik lagi..

Padahal sudah ada penjelasannya

Para Flat Earther sibuk menyerang Teori Bumi Bulat, mereka berpikir jika Teori Bumi Bulat runtuh maka dengan sendirinya itu membuktikan Teori bumi datar. Sekalipun teori bumi bulat runtuh itu sama sekali tidak membuktikan bumi datar, mungkin saja bumi bentuknya kotak. Untuk membuktikan kita putih bukan dengan cara menujuk mereka hitam

***

Kesimpulannya adalah Teori Bumi datar adalah Pseudo-Science belaka

Lanjutan:

  1. Biruni mengukur bumi
  2. Bagaimana cara membantah bumi itu bulat

Advertisements

About Aria Turns

Seorang Alumnus Matematika UGM, dengan ilmu yang didapat ketika kuliah (Padahal sering bolos kuliah :p ), saya menyebarkan virus matematika
This entry was posted in dll and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

332 Responses to Bumi itu datar, ah yang benar??

  1. Jondy Dri Handoko says:

    Sebenarnya gampang saja memahaminya, cukup dengan mata ketika kita jalan,bersepeda,naik motor,mobil,kapal,pesawat semua yg kita lihat kita rasakan ya datar-datar aja gg ada yg BULAT…!!

  2. paijo101 says:

    Saya coba ngikuti saran tulisan ini soal “polar route” dan nemu tulisan ini:
    ” Flights between Australia and South America and between Australia and South Africa pass near the Antarctic coastline”

    Atau bisa cek disini rutenya ya:
    https://www.google.co.id/flights/#search;f=SYD;t=JNB;d=2017-05-22;r=2017-05-26;mc=m;q=route+Sydney+Australia+to+Johannesburg,+Afrika+selatan

    Silahkan riset sendiri..

  3. Mobil Murah says:

    inti nya sih balik lagi ke kepercayaan masing-masing.. klo yg ane rasa setelah nonton seri teori flat earth itu si pembuat menitik beratkan pada pembohongan elite globalnya bukan flat earthnya…walau dia juga punya alibi perhitungan2 yg merajuk pada situs2 antariksa nasa dan wikipedia.. yah open minded aja dulu,…

  4. aku kamu says:

    tapi bang, klo saya liat penerbangannya, pesawat qantas cuman melewati, bukan melintasi antartika, jangan bilang flatter goblok dong!, klo benar tuh NASA, mana 3000 satelit lain, kok yang ditayangin cuman ISS doang??!, flatter cuman memberikan spekulasi dan pendapat berdasarkan penelitian karena mereka sadar adanya pengaruh elite global (illuminati, free mason, skull and bones) gak percaya?? tanya tuh sama mbah google yang diagung-agungkan!!, open minded dulu dong, saya dulu jg ragu sama flat earth, tapi karena saya mengetahui sedikit banyak tentang kaum elite global tsb, saya jadi tau hubungannya… RENUNGKAN!!

  5. Globe says:

    Haha makin goblok saya kalau baca ulasan diatas 😂😂

  6. Ghifar zhiya says:

    Kalo bumi datar, dimana letak inti bumi?

  7. Fahmi says:

    Kalau bumi globe smepe skarang ga ada yang tembus Antartika,. Para sainstis juga ga bisa jelasin, Itu bener kan?
    Tpi kalau bumi datar apa kabarnya bintang selatan…?
    Wallahualam….

  8. oh gitu ya,okelahkalobegitubray

  9. bambu runcing says:

    untuk polar route di wikipedia malah digambarkan penerbangan bisa melalui titik pusat kutub utara, tapi rute penerbangan yang melalui pusat kutub selatan tidak ada. adakah yang mau memberikan penjelasan ??

  10. Yhuda says:

    Lakukan lagi penelitian ke antartika
    Diikuti oleh perwakilan dari setiap negara
    Untuk membuktikan kepada mereka bahwa bumi itu bulat atau datar

  11. Mahfuzhafif says:

    Mikir tu yang cerdas berdasar ekperimen jangan berdasar data

    • DC says:

      Hasil eksperimen juga merupakan suatu data mas. Jadi, kalau jangan berdasar data, trus berdasar apa? 😀

  12. Pandu says:

    Apa kabar balon udara ? Ketika di panaskan balon akan bergerak naik, kalau memang bumi bulat pasti nya balon akan bergerak menyamping, iya kan? Apalagi negara kita di garis tengah bumi
    Jangan balon udara yg besar dulu, kita lihat balon anak2 yg bisa melayang ke atas

  13. renaldi says:

    mau bentuk bumi bulat atau datar bodo amat .yang penting beribadah kepada alloh swt

  14. Afnan Nani says:

    Sbnernya, flat earth sma globe earth hanya mempertanyakan hal2 dluar khendak manusia dripda membuktikan fakta2 yang ada, mari kita ubah mindset kita dngan mengubah pola pkir kita, jgan lgsug prcya sbelum anda membuktikan atau mlihat kebenarannya sendiri, bkan membuktikan dngan yg sdah ada, bukti yg sdah ada itu ditemukan atau d teorikan oleh pngalaman pribadi si pnemu, kta g bsa men justice seseorang itu slah dngan kita jika kita blum mlakukan ap yg mreka lakukan, dn pnarikan kesimpulan itu brdsarkan data banyak orang atau sampel yg d ambil dri banyak orag , lalu kita bktikan metodenya dngan mlakukan sndri metode dri data trsebut,
    Nasa membuktikan sedemikian rupa dengan asumsi prhtungan dngan satelit, apkah kita udah prnah mnghtung dngan satelit? dn lgsug prcya bgtu sja dngan mereka, sya srankan tdak sbelum anda mncoba sndri,
    Para FE mmbktikan juga sedemikian rupa dngan asumsi pembuktian dngan foto kamera lapse, kta dh pnah coba ato blom? Jgan pcya klo blom coba pmbuktian itu.

Silahkan, tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s