Hukum Gantung

Saya ada cerita untuk kalian namanya Paradoks Hukum gantung tak terduga  (unexpected hanging paradox). Ceritanya sebagai berikut:

Alkisah di hari Minggu. Di suatu pengadilan, seorang Hakim menjatuhkan hukuman gantung kepada seorang narapidana. Sang hakim berkata

” Dalam 5 hari kedepan, kau akan dihukum gantung tepat jam 12 siang. Kapan hari pastinya, tidak akan saya beri tahu. Hanya ketika algojo menghampiri sellmu, barulah kau akan tahu. Inilah hukuman gantung tak terduga dan mengejutkan untukmu.”Gantung

Malamnya dia memikirkan perkataan sang Hakim. Dia berkesimpulan:

Jika saya menduga besok, hari senin hukuman akan dilaksanakan maka hal tersebut bertentangan dengan perkataan Hakim, jadi hukuman mustahil dilaksanakan besok.

Jika saya menduga selasa, saya akan digantung, ini juga bertentangan dengan Perkataan hakim. So.. saya mustahil digantung hari selasa.

Dengan cara berpikir yang sama, dia berkesimpulan mustahil dia digantung di hari rabu, kamis dan jumat. Dia memperoleh kesimpulan akhir: hukuman gantung tak terduga dan mengejutkan itu tidak pernah ada. Dia tidak akan pernah digantung. Hal tersebut membuatnya bisa tidur dengan nyenyak.

Dua hari kemudian, pada selasa Pagi datanglah algojo ke sellnya. Dia terkejut, ternyata apa yang dikatakan Hakim benara. Dia medapatkan hukum gantung yang tak terduga dan mengejutkan.

***

Tidak ada yang salah dengan cara berpikir si Napi. Yang dilakukan si napi adalah membuat dugaan kapan suatu peristiwa yang dikatakan tak terduga dan mengejutkan akan terjadi. Dengan membuat dugaan kapan persitiwa tesebut terjadi, si Napi berpikir telah menghapus term “tak terduga dan mengejutkan”. Karena peristiwa tesebut hanya akan hanya terjadi jika term tersebut berlaku maka si napi berkesimpulan dan yakin peristiwa tersebut tidak akan pernah terjadi. Eh taunya terjadi bukankah itu tak terduga dan mengejutkan untuk si napi?

Sumber Gambar:  hdiphonewallpapers.com

Advertisements

About Aria Turns

Seorang Alumnus Matematika UGM, dengan ilmu yang didapat ketika kuliah (Padahal sering bolos kuliah :p ), saya menyebarkan virus matematika
This entry was posted in Logika, Paradoks and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Silahkan, tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s