Paradoks Kematian

Sumber: aitemedia.net

Sumber: aitemedia.net

Saya mau ngomongin kematian, sesuatu yang cepat atau lambat akan datang ke kita. Orang Inggris mempersonafikasikan kematikan dengan sebutan  Grim Reaper . Sosok yang sering digambarkan mengenakan jubah hitam dan membawa pisau arit besar. Misalkan ada tak hingga banyaknya Grim Reaper (GR) yang diberi nomer urut 1, 2,3 dan seterusnya.

Nah..sekarang perhatikan pernyataan berikut:

Setiap Grim Reaper ke-n akan mencabut nyawa si Fulan pada pukul 8.00 + 1/n menit.

Jika pernyataan diatas bernilai benar, menurutmu bagaimana nasib si Fulan? Sudah pasti mati? Mari kita lihat.

GR ke-1 berencana  mendatangi si Fulan tepat pukul 8.00 lewat 1 menit, akan tetapi GR ke-1 mengetahui GR ke-2 berencana lebih dulu mendatangi si fulan pada pukul 8.00 lewat 1/2 menit maka GR ke-1 membatalkan rencananya. Begitu pula GR ke-2 membatalkan rencananya kerena ada GR ke-3 yang berencana mencabut nyawa Fulan lebih dulu dari GR ke-2, begitu seterusnya.  So..setiap GR ke-n yang berencana mendatangi si Fulan akan membatalkan rencananya karena mengetahui GR ke n+1 berencana lebih dulu mendatangi si Fulan dengan selisih waktu 1/(n+1) menit lebih cepat.

Mungkin kamu akan berpendapat kalau begitu yang mencabut nyawa Fulan adalah GR terakhir, GR dengan nomer urut buncit. GR nomor terakhir mustahil membantalkan rencananya karena tidak ada GR lain yang berencana lebih dulu mendatangi si Fulan lebih cepat daripada GR terakhir .

Kalau kamu berpendapat demikian maka kamu harus lihat kembali asumsi diatas. Diasumsikan ada tak hingga banyaknya GR. So mutsahil ada GR terakhir, tidak pernah ada GR dengan nomer urut buncit. Itu berarti dapat disimpulkan si Fulan dalam kondisi hidup karena tidak ada GR yang datang untuk menjemput ajalnya. Eh…bentar-bentar jangan terburu-buru mengambil kesimpulan. Semua GR membantalkan rencananya untuk mendatangi dan mencabut nyawa si Fulan karena ada GR lain yang lebih dulu mengeksekusi si Fulan.

Sekarang barulah dapat disimpulkan, jika pernyataan diatas benar maka kematian tidak mendatangi Fulan karena Fulan telah mati. Okey terdengar absurd bukan?

Referensi: http://alexanderpruss.blogspot.com/2008/01/grim-reaper-paradox.html

Advertisements

About Aria Turns

Seorang Alumnus Matematika UGM, dengan ilmu yang didapat ketika kuliah (Padahal sering bolos kuliah :p ), saya menyebarkan virus matematika
This entry was posted in Paradoks and tagged , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Paradoks Kematian

  1. eyeshield says:

    itu dengan syarat waktunya berhenti

  2. Tanakka says:

    karena si fulan telah mati, dan si fulan mati pada pukul 08.00 atau mungkin sebelumnya ^^o

Silahkan, tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s