Peraih Mendali fields tahun ini telah diumumkan

Mendali Fields penghargaan kepada para matematikawan muda berumur kurang dari 40 tahun (maksimal 4 orang) yang diumumkan pada pembukaan international Congress of Mathematicians (ICM) yang saat ini sedang berlangsung di India. ICM merupaka kongres akbar para matematikawan sedunia diselenggarakan tiap 4 tahun sekali. (tahun 2014 diadakan di Korsel). Banyak orang yang menganggap mendali field adalah penghargaan tertinggi pada matematika dan menyebutnya sebgai “nobelnya matematika”, nah..ke-4 matematikawan super jenius yang mendapatkan “nobel” adalah

Elon Lindenstrauss dari Israel

Ngô Bảo Châu dari dari Vietnam

Stanislav Smirnov dari Rusia

Cédric Villani dari Prancis

Jujur dari ke-4 nama tersebut tidak ada yang familiar buat saya 🙂 . Akan tetapi ada satu hal yang membuat saya panas, dari ke-4 nama tersebut ada 1 orang yang dari Vietnam, negara yang sama-sama doyan makan nasi kayak kita, sama-sama anggota ASEAN. Arrggghh…kapan Indonesia meraih mendali fields? Kalo Vietnam mampu itu artinya kita juga bisa.

Ayo para matematikawan Indonesia railah mendali Fields untuk tahun 2014, semangat!!!

———————————————————————————————————————————————-

**Ingin mendapatkan kaos unik bertema matematika silahkan kunjungi kaos.ariaturns.com**

Advertisements

About Aria Turns

Seorang Alumnus Matematika UGM, dengan ilmu yang didapat ketika kuliah (Padahal sering bolos kuliah :p ), saya menyebarkan virus matematika
This entry was posted in dll and tagged , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Peraih Mendali fields tahun ini telah diumumkan

  1. Ilham Yunus says:

    jangan ngomong doank, jangan menyemangati orang terus, buktikan dulu dari diri kita sendiri

  2. Herry PS says:

    Pertama, terimakasih kepada mas Aria atas infonya dan selamat kepada para peraih Field medal tahun 2010.

    Kedua, saya tergelitik atas pertanyaan kapan Indonesia meraih Field medal? Menjawab pertanyaan ini sulit sekali, lebih sulit daripada menjawab soal ujian analisis fungsional… Peraih field medal sebenarnya dpt di”tebak” dari recordnya, yg jelas dia berhasil memecahkan masalah matematika yg dianggap sangat sulit dan juga berpengaruh luas pada perkembangan matematika, selain itu juga sudah mendapat penghargaan2 lain tingkat dunia di bawah Field medal seperti Oberwolfach prize, Clay research prize, Sophie Germain prize, dsb.. Ada batasan umur juga (Andrew Wiles gagal dpt Field medal krn sdh lewat 40 thn ketika penganugerahan). Nah, kalau kita cermati adakah matematikawan dari Indonesia yang memenuhi syarat perlu dan cukup di atas?? Kalau tdk ya sepertinya kita tdk bisa berharap Field medal mampir di Indonesia pd thn 2014 bahkan 2018. Maaf mungkin komentar sy tdk enak didengar, tp ini fakta yg hrs dihadapi.

    Ketiga, indikator tingkat prestasi matematika orang bukan krn sama2 makan nasi atau tdk, tp lihat dulu bagaimana sistem pendidikannya dari level dasar sampai pendidikan tingginya. Kalau dicermati peraih Field medal dari Vietnam tersebut menempuh pendidikan sampai Ph.D di Perancis bukan di Vietnam.

    Keempat, bagi kita sekarang yg penting adalah bagaimana memperbaiki sistem pendidikan matematika di Indonesia. Tentu kita bisa berkontribusi dalam porsi yg sekecil apapun, misalnya berdiskusi dalam blog matematika semacam ini 🙂

    • Aria Turns says:

      Jangan pesimis gitu dong mas, sapa tau 1 atau 2 tahun kan datang kita dikejutkan ada orang Indonesia yang memecahkan salah satu open problem, kita liat saja ntar 🙂

Silahkan, tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s